Perbedaan Antara Mobil Bekas Bersertifikat MRL Vs Non MRL?

Perbedaan Antara Mobil Bekas – Saat Anda memikirkan mobil bekas, pikirkan tentang investasi yang dilakukan tepat waktu. Keduanya bisa menjadi cara yang bagus untuk menghemat uang. Pada saat yang sama, perbedaan penting lainnya yang harus dibuat saat berbelanja mobil bekas adalah apakah itu bersertifikat MRL atau non-MRL. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan MRL?

MRL mengacu pada Mega Refurbishment Labs yang melakukan proses pemeriksaan ketat untuk memastikan mereka memenuhi standar kualitas dan keamanan yang tinggi. Ini memastikan bahwa setiap masalah atau cacat mendasar pada mobil telah diidentifikasi dan diperbaiki, dan bahwa mobil telah dibersihkan dan dirinci secara menyeluruh.

Di sisi lain, mobil bekas non-sertifikasi MRL belum melalui proses pemeriksaan ketat yang sama. Artinya, banyak masalah atau cacat yang menyertai mobil tua mungkin belum teratasi.

Jadi, jika Anda mencari mobil bekas, saya sarankan Anda hanya mempertimbangkan mobil bersertifikat MRL. Tidak hanya berkualitas lebih tinggi dan memastikan keamanan, tetapi juga dilengkapi dengan garansi. Tapi, jika Anda memiliki anggaran yang ketat dan bersedia mengambil risiko sedikit lebih banyak, mobil bersertifikat non-MRL mungkin merupakan pilihan yang tepat.

See also  5 Tips Berguna Membeli Mobil Bekas
Perbedaan Antara Mobil Bekas

Dokumen Apa yang Harus Diperiksa Sebelum Membeli Mobil Bekas?

Dokumentasi yang tepat berarti lebih sedikit hal yang perlu dikhawatirkan setelah Anda melakukan pembelian. Hal yang sama berlaku untuk mobil bekas. Negara bagian yang berbeda mungkin memiliki persyaratan berbeda untuk dokumen yang diperlukan untuk membeli mobil bekas. Namun, berikut adalah beberapa yang harus Anda periksa sebelum membeli mobil bekas di India:

  • Sertifikat Pendaftaran (RC)
  • Faktur Pembelian Mobil
  • Dokumen Asuransi
  • Buku Catatan Layanan
  • Formulir RTO: 28,29 dan 30 32, dan 35
  • Tidak Ada Sertifikat Keberatan (NOC) atau Sertifikat Izin
  • Penerimaan Pajak Jalan
  • Sertifikasi untuk kit bi-fuel
  • Sertifikat Emisi
  • Manual Pemilik

Bagaimana RC Transfer Bekerja di India?

Transfer Sertifikat Pendaftaran (atau RC) di India adalah proses pengalihan kepemilikan kendaraan dari satu orang ke orang lain. Seperti dokumentasi lainnya, ada beberapa langkah untuk proses ini. Jika Anda berencana untuk mendaftar Transfer RC, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

  • Pertama, pemilik kendaraan saat ini harus mengajukan permohonan pindah ke Kantor Perhubungan Daerah (RTO) di wilayahnya.
  • Kemudian, permohonan mutasi harus disertai dengan Surat Tanda Registrasi (RC) asli kendaraan dan dokumen lainnya seperti bukti KTP pemindah dan KTP penerima pengalihan, dokumen asuransi, dan bukti pembayaran pajak jalan.
  • Setelah itu, RTO memverifikasi dokumen dan memeriksa setiap denda atau pelanggaran yang tertunda terkait dengan kendaraan tersebut.
  • Jika semuanya beres, RTO kemudian mengeluarkan RC baru atas nama penerima transfer dan membebankan biaya nominal untuk layanan transfer.
See also  Model Baru Pangkalan Suzuki Spacia, Mobil van ringan yang memenuhi kebutuhan zaman

Proses Transfer RC juga dapat dilakukan secara online, di mana seseorang dapat mengajukan transfer sertifikat pendaftaran melalui situs resmi departemen transportasi negara dan membayar biayanya secara online.

Orang harus ingat bahwa “No Objection Certificate (NOC)” adalah wajib jika Anda mentransfer kendaraan dari satu negara bagian ke negara bagian lain di India. Penting juga untuk dicatat bahwa pengalihan kepemilikan harus dilakukan dalam waktu 14 hari sejak penjualan kendaraan untuk menghindari penalti.

Pertanyaan yang Sering Diajukan:

1. Apakah layak membeli mobil bekas?

Keputusan untuk membeli mobil bekas tergantung pada kebutuhan dan kebutuhan Anda masing-masing. Ada beberapa keuntungan membeli mobil bekas seperti harga yang lebih murah, tingkat penyusutan yang lebih rendah, dan pilihan mobil yang lebih beragam. Itu juga datang dengan risiko masalah mekanis tersembunyi atau keausan. Dengan kata lain, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan mobil secara menyeluruh dan profesional sebelum membelinya.

See also  10 model teratas diputuskan! "11 mobil terbaik" tahun ini yang tidak biasa [2022-2023 Japan Car of the Year]

2. Bagaimana saya bisa melakukan test drive mobil bekas?

Melakukan test drive mobil bekas sangat penting untuk mengevaluasi performa, kondisi, dan untuk memeriksa apakah Anda nyaman mengendarai kendaraan tertentu. Ini juga membantu Anda memeriksa dokumen. Anda dapat menjadwalkan test drive dengan penjual, membawa lisensi dan asuransi Anda, memeriksa kondisi mobil dan mempertimbangkan untuk membawa montir bersama Anda untuk beberapa saran ahli menit terakhir.

3. Apa yang harus diperhatikan saat Anda melakukan test drive?

Selama test drive, Anda harus mengevaluasi performa dan kondisi mobil, termasuk mesin, transmisi, rem, suspensi, dan kemudi. Periksa juga interior, fitur elektronik, fitur keselamatan, sertifikat polusi, dan dokumen. Test drive juga dapat membantu Anda melihat suara atau getaran yang tidak biasa yang mungkin memerlukan perhatian segera.

You May Also Like

About the Author: Admin